OKU Selatan, MataPublikNews.id – Memasuki kawasan Kota Muaradua, mata Anda akan disambut oleh sebuah keajaiban alam yang mengagumkan. Di tepian Sungai Komering, tegak berdiri sebuah batu unik yang menyerupai kodok yang kokoh berdiri. Minggu, 24 November 2024.
Sementara, di atasnya terdapat pondasi jembatan gantung peninggalan sejarah Belanda yang menambah kesan mistis tempat ini.
Keberadaan batu kodok ini, sebenarnya akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang menyambangi Kota Muaradua.
Terletak di Lingkungan VII Pasar Lama Ulu, Kelurahan Bumi Agung, Kecamatan Muaradua, Kabupaten OKU Selatan, lokasi ini menawarkan potensi wisata yang luar biasa.
Dikelilingi oleh dua Muara Sungai, yaitu Sungai Selabung dan Sungai Saka, yang mempertemukan arusnya di Sungai Komering, tempat ini merupakan tempat yang sarat akan sejarah dan keindahan alam.

Sayangnya, keadaan terkini tempat ini tidak seindah potensi yang dimilikinya. Kerap kali dibiarkan terbengkalai dan ditumbuhi oleh semak belukar, mengurangi daya tariknya bagi pengunjung.
Namun, bersama perawatan yang seksama dan perhatian yang lebih dari pemerintah dan masyarakat setempat, tempat ini bisa menjadi destinasi wisata unggulan, tidak hanya bagi penduduk lokal namun juga para wisatawan dari luar.
Percakapan awak media dengan Indra, warga setempat, mengungkapkan kepeduliannya terhadap tempat ini. Ia menekankan pentingnya merawat dan menjaga kelestarian tempat tersebut, demi kebaikan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat sekitar.
“Dengan pengembangan yang tepat, seperti penambahan pondok dan fasilitas lainnya, tempat ini diharapkan kembali menjadi jantung pariwisata yang menghidupkan kembali nilai sejarahnya,” ungkap Indra,
Berdiri di tepi Sungai Komering, batu kodok ini bukan hanya sekadar batu, tetapi sebuah warisan sejarah berharga, yang memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata yang menakjubkan.
“Menurutnya, Kedua Muara tersebut merupakan awal mulanya yang menjadi asal-usul nama kota Muaradua, yang hingga saat ini melekat yang sering disebut kota Muaradua,” menurutnya.
Dengan perawatan yang baik dan pengelolaan yang tepat, potensi wisata dan sejarahnya akan semakin dikenal dan dinikmati oleh seluruh masyarakat luas. “Mari bersama-sama jaga, rawat, dan kembangkan pesona alam yang luar biasa ini untuk generasi masa depan,” tandasnya.
Reporter: (Hen)


















