Redaksi

Iklan

Limbah Jadi Berkah! Mahasiswa IPB University Bogor Sulap Limbah Pertanian dan Nano Kolagen Ceker Ayam, Jadi Skincare Kekinian

BOGOR, matapubliknews.id – Tim mahasiswa IPB University yang tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Kewirausahaan 2025 berhasil menciptakan inovasi produk kecantikan ramah lingkungan bernama SunWhey. Sabtu, 16 Agustus 2025.

Produk sheet mask ini memanfaatkan limbah pertanian, yaitu nata de whey dan ampas kopi robusta, serta nano kolagen dari ceker ayam broiler.

Tim Wheffens Company, yang diketuai oleh Riandri Pasccal Saputra, berhasil mengembangkan SunWhey, sebuah produk sheet mask ramah lingkungan yang memanfaatkan bahan-bahan alami dan limbah pertanian yang diolah menjadi produk bernilai tinggi.

Tim yang beranggotakan Arya Wijaya, Yuni Rahman Armeliyah, Kadisha Azka Fajriani, dan Ahmad Andra Ramawan ini melihat peluang besar dalam pemanfaatan limbah pertanian yang selama ini kurang dimanfaatkan.

SunWhey hadir sebagai solusi inovatif yang menggabungkan nata de whey (limbah dari produksi keju) dan ampas kopi robusta dengan teknologi nano kolagen yang diekstrak dari ceker ayam broiler.

Riandri Pasccal Saputra menjelaskan bahwa, SunWhey memiliki beberapa keunggulan yang membedakannya dari produk sheet mask lainnya di pasaran. Salah satunya adalah penggunaan nano kolagen yang diekstrak dari ceker ayam broiler.

Ceker ayam, yang selama ini kurang diminati, ternyata mengandung kolagen yang kaya akan peptida RGD (Arg-Gly-Asp) dan non-RGD.

“Peptida ini berperan penting dalam memfasilitasi migrasi, adhesi, proliferasi, dan diferensiasi sel kulit, sehingga membantu menjaga elastisitas dan kesehatan kulit,” jelasnya.

Selain itu, SunWhey juga diperkaya dengan ekstrak ampas kopi robusta. Ampas kopi mengandung antioksidan yang tinggi, sehingga efektif dalam mencegah gejala penuaan dini akibat paparan radikal bebas.

“Kombinasi nata de whey, ampas kopi robusta, dan nano kolagen menjadikan SunWhey sebagai solusi kecantikan alami yang aman dan efektif,” ujarnya.

Salah satu nilai jual utama SunWhey adalah komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan. Produk ini memanfaatkan limbah pertanian yang diolah menjadi bahan baku kosmetik bernilai tambah.

Dengan demikian, SunWhey tidak hanya memberikan manfaat bagi konsumen, tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi limbah dan menjaga kelestarian lingkungan.

Selain itu, SunWhey juga diformulasikan khusus untuk aman bagi semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif. Produk ini tidak mengandung bahan-bahan kimia berbahaya yang dapat menyebabkan iritasi atau kemerahan pada kulit.

“Data dari Data Science Art Communication tahun 2018 menunjukkan bahwa skincare mendominasi pasar kosmetik dan personal care di Indonesia dengan nilai lebih dari 2 miliar USD,” ungkapnya.

Sementara itu, penelitian terbaru menunjukkan bahwa konsumen, terutama generasi milenial dan gen Z, semakin peduli terhadap produk yang aman dan berkelanjutan.

Fakta ini semakin memotivasi tim Wheffens Company untuk mengembangkan SunWhey. Survei internal yang dilakukan tim menunjukkan bahwa 71 dari 82 responden menyatakan bersedia membeli produk ini.

“Persebaran responden yang luas, mulai dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bandung, Cirebon, Yogyakarta, Bandar Lampung, Palembang, OKU Selatan, hingga Banjarmasin, membuktikan bahwa SunWhey memiliki pasar yang beragam dan prospektif,” tutur Riandri Pasccal Saputra selaku Ketua Tim Wheffens Company.

SunWhey bukan hanya sekadar produk kecantikan, tetapi juga merupakan solusi dalam mengelola produk sampingan industri. Ceker ayam yang selama ini kurang diminati, ternyata mampu diolah menjadi nano kolagen bernilai tinggi.

Begitu pula nata de whey dan ampas kopi robusta yang sebelumnya dianggap limbah, kini diubah menjadi bahan baku kosmetik bernilai tambah.

Pendekatan hilirisasi inovatif ini menciptakan keuntungan ganda, baik bagi konsumen yang peduli lingkungan maupun produsen yang ingin memaksimalkan potensi bahan baku. Riandri Pasccal Saputra menegaskan.

“Kami percaya bahwa, kecantikan sejati hadir saat inovasi berpadu dengan kepedulian terhadap bumi.”

“Dengan dukungan penelitian yang kuat, potensi pasar yang besar, dan semangat keberlanjutan, SunWhey berpeluang besar menjadi produk unggulan yang mengharumkan nama IPB dan Indonesia di industri kecantikan nasional,” tutupnya.(Rani)

Berita Lainnya

Rekomendasi Berita

Politik

Daerah

Kriminal