Redaksi

Iklan

Dugaan Skandal APBDes Sukarami, Awak Media Disuruh Ke Sana-Sini Gali Informasi, Ada Apa?

OKU Selatanmatapubliknews.id-Sejumlah awak media tengah menghadapi misi berat menggali informasi dugaan dana desa dari APBDes Desa Sukarami, Kecamatan Buay Sandang Aji. Bukannya mudah, upaya mereka malah seperti “pertandingan sepakbola”, bolak-balik dari satu instansi ke instansi lain tanpa jawaban pasti.

Tujuannya sederhana, demi memastikan pengelolaan dana desa berjalan efektif dan tepat sasaran, sekaligus memberikan informasi yang akurat dan transparan bagi publik. Namun, informasi itu seolah tersembunyi di balik tirai ketidakjelasan.

Ketika wartawan mendatangi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) OKU Selatan, Kepala Dinas Romzi mengarahkan mereka untuk mencari data langsung ke Kecamatan karena APBDes sudah masuk sistem Siskeudes.

“Silakan tanyakan ke Kecamatan, mereka bisa meminta data ke Desa,” ujarnya dari ruang kerjanya, Selasa, 19 Agustus 2025.

Namun, di kantor Kecamatan Buay Sandang Aji, Camat Edy Yonson justru menyatakan pihak Desa tidak menyerahkan APBDes dan Kecamatan pun tidak memiliki arsip terkait, apalagi rincian pelaksanaan pekerjaan yang belum selesai.

“Kami sudah tegur kepala Desa berdasarkan hasil monitoring evaluasi,” katanya saat ditemui Rabu, 20 Agustus 2025.

Ketika awak media mencoba menggali keterangan lebih dalam di Inspektorat Kabupaten OKU Selatan, Kepala Inspektorat Ramin Hamidi menyebut bahwa dugaan kasus APBDes ini, sudah menjadi perhatian berbagai pihak instansi dan aparat penegak hukum yang sedang berkolaborasi menangani.

Tim sedang bekerja dan belum ada kesimpulan. Terima kasih kepada teman-teman pers dan masyarakat yang peduli.

“Setiap rupiah uang negara harus dipertanggungjawabkan, tapi untuk sekarang data APBDes belum bisa kami beri,” ujarnya di kantor Inspektorat Rabu, 20 Agustus 2025.

Drama pencarian informasi APBDes Sukarami ini, menunjukkan tanda tanya besar soal transparansi pengelolaan dana desa di OKU Selatan.

Publik dan media menunggu kepastian, agar setiap rupiah dana desa benar-benar sampai ke tujuan dan mendapat pengawasan maksimal.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi Berita

Politik

Daerah

Kriminal