OGAN ILIR, matapubliknews.id – Polres Ogan Ilir bersama Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok penting (Bapokting) menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Senin 22 Desember 2025.
Sidak yang dimulai pukul 09.30 WIB ini dihadiri oleh, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Ogan Ilir, H. M. Thahir R., AP., M.Si, Plt. Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Ogan Ilir, Rini Agustina, S.Sos., M.Si, unsur OPD terkait, TNI, dan jajaran Polres Ogan Ilir.
Kasat Intelkam Polres Ogan Ilir, AKP Hendry Antonius, S.H., mewakili pihak kepolisian, didampingi personel Unit II Sosek Sat Intelkam, Bhabinkamtibmas, serta instansi terkait lainnya.
Sidak ini bertujuan untuk memantau langsung kondisi stok, dan perkembangan harga bahan pokok di tingkat pedagang, serta mengantisipasi potensi lonjakan harga dan penimbunan barang menjelang hari besar keagamaan.
Dari hasil pemantauan, terdapat fluktuasi harga pada sejumlah komoditas seperti cabai, telur ayam, bawang, minyak goreng, daging ayam ras, dan beras. Namun, secara umum, situasi pasar masih stabil dan stok bahan pokok mencukupi kebutuhan masyarakat Kabupaten Ogan Ilir.
AKP Hendry Antonius menyampaikan bahwa, sidak ini adalah wujud sinergi antara Polri dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kamtibmas.
“Polres Ogan Ilir bersama Pemkab Ogan Ilir berkomitmen untuk terus memantau harga dan ketersediaan bahan pokok, guna mengantisipasi lonjakan harga serta mencegah potensi keresahan di tengah masyarakat, khususnya menjelang Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung aman, tertib, dan kondusif dengan pengamanan dari personel Polres Ogan Ilir ini berakhir sekitar pukul 10.30 WIB.
Ke depan, Polres Ogan Ilir akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait, khususnya Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Ogan Ilir, serta melakukan pemantauan rutin di pasar-pasar untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga. (*)


















