OGAN ILIR, matapubliknews.id – Dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat persatuan, Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K., menggelar pertemuan hangat bersama para tokoh agama Islam dan Kristen serta Ketua FKUB Kabupaten Ogan Ilir, yang berlangsung di Mapolres Ogan Ilir pada pukul 10.00 WIB. Sabtu 14 Februari 2026.
Acara silaturahmi yang sarat makna ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Polres, termasuk Kasat Intelkam AKP Hendry Antonius, Kapolsek Indralaya AKP Junardi, KBO Sat Intelkam IPDA Emiudin, S.A.P., Kanit III Sat Intelkam Polres OI Aipda Riki Prahartanto, serta para tokoh lintas agama seperti Ustad Ridho selaku Ketua FKUB, Bapak Burhan dari Kemenag, serta wakil-wakil gereja Katolik, Protestan, Hati Kudus, dan Metodis Indonesia.
Kehadiran mereka menegaskan komitmen kuat, dalam menjaga keharmonisan antar umat beragama di wilayah Ogan Ilir.
Dalam sambutannya, Kapolres Bagus Suryo menyampaikan apresiasi yang dalam atas peran aktif FKUB, dan tokoh agama yang tak henti mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.
“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi antara Polres dan FKUB sangat vital untuk mencegah dan menanggulangi potensi konflik antar umat beragama, serta mengawal kebebasan beribadah dengan aman,” ujarnya Kapolres.

Sementara itu, Ketua FKUB Ustad Ridho menegaskan bahwa, FKUB akan terus menjadi mitra setia Polri dalam menjaga ketentraman dan kerukunan umat beragama di Ogan Ilir.
“Hubungan kami dengan Polres sudah terjalin erat dan solid selama ini. Kami siap bekerja sama lebih erat lagi, untuk mewujudkan masyarakat yang harmonis dan saling menghormati,” tegasnya.
Diskusi interaktif yang berlangsung hangat itu meneguhkan komitmen bersama antara aparat kepolisian, dan para pemuka agama untuk terus menjalin komunikasi dan koordinasi demi menjaga kedamaian dan keberagaman di wilayah Ogan Ilir.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 11.00 WIB tersebut, ditutup dalam suasana aman dan penuh optimisme, menandai langkah positif dalam memperkuat silaturahmi dan dialog antarumat beragama demi masa depan daerah yang damai dan sejahtera. (*)



















