Redaksi

Iklan

Gempar! Oknum Waka SMK Negeri 01 OKU Selatan Diduga Meminta Sejumlah Uang Dana PIP ke Siswa

OKU SELATAN-“Matapubliknews.id-“Siswa SMK Negeri 01 OKU Selatan melakukan aksi protes, di halaman sekolah terkait dugaan pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP) yang diterima oleh para siswa. Jum’at 39 Januari 2026.

Aksi ini dipicu oleh, seorang oknum Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan melakukan pemotongan dana secara tidak transparan.

Dari informasi yang diperoleh, sebanyak 186 siswa penerima bantuan dana PIP mengalami pemotongan dana bervariasi, mulai dari Rp.50.000, Rp.250.000, hingga Rp.600.000 per siswa.

Para siswa menduga bahwa, potongan dana tersebut dipungut oleh oknum Waka Kesiswaan dengan alasan biaya pemberkasan, yang diklaim untuk keperluan administrasi pengajuan dana ke bank.

Salah satu siswa, M. Bagaskara, menjelaskan bahwa sebenarnya sekolah tidak pernah menetapkan adanya biaya pemberkasan, dan biaya tersebut seharusnya bersifat sukarela.

Ia menegaskan bahwa, tindakan pemungutan dana tersebut tidak sesuai prosedur dan memberatkan siswa, khususnya bagi mereka yang sudah berhak menerima bantuan dari pemerintah.

“Aksi ini kami lakukan agar suara kami didengar dan tidak ada lagi oknum guru, yang meminta biaya persyaratan saat pengurusan bantuan PIP. Kami berharap pihak sekolah mengambil tindakan tegas terhadap oknum tersebut,” ujar Bagaskara.

Para siswa juga, mengungkapkan bahwa mereka sudah melaporkan dugaan tersebut kepada pihak sekolah, namun hingga saat ini belum ada langkah nyata atau tindakan disipliner dari manajemen sekolah, terhadap oknum yang diduga melakukan pemotongan dana.

Selain itu, sejumlah siswa mendapat ancaman dari oknum guru tersebut, di antaranya adalah ancaman untuk tidak lagi mengurus bantuan PIP bagi siswa yang menolak membayar biaya tersebut.

Kondisi ini memicu kekhawatiran di kalangan siswa dan orang tua, karena bantuan PIP merupakan dana bantuan dari pemerintah yang seharusnya bebas dari pemotongan maupun pungutan liar, agar dapat membantu kebutuhan pendidikan siswa yang kurang mampu.

Pihak sekolah diharapkan segera melakukan investigasi menyeluruh dan memberi kejelasan kepada oknum tersebut, agar kejadian serupa tidak terulang dan kepercayaan siswa serta orang tua terhadap institusi pendidikan SMK Negeri 01 OKU Selatan tetap terjaga.

Dengan adanya aksi dan laporan ini, para siswa berharap proses distribusi dana bantuan PIP dapat berjalan transparan, dan adil sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (*)

Berita Lainnya

Rekomendasi Berita

Politik

Daerah

Kriminal