BANDING AGUNG, matapubliknews.id – Menindaklanjuti arahan Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. melalui siaran Zoom meeting kepada Kapolres jajaran, Polres OKU Selatan melakukan langkah antisipasi guna memastikan keamanan, ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan wisatawan sekaligus mengantisipasi lonjakan pengunjung pada liburan Idul Fitri 1447 H di destinasi wisata Kabupaten OKU Selatan.
Kapolres OKU Selatan, AKBP I Made Redi Hartana, S.H., S.I.K., M.I.K., langsung menindaklanjuti arahan tersebut mengingat Kabupaten OKU Selatan memiliki objek wisata populer yaitu Danau Ranau.
Pada Kamis, 19 Maret 2026, pukul 17.00 WIB, bertempat di Aula Graha Serasan Seandanan, telah berlangsung rapat koordinasi antara instansi terkait bersama pengelola dan pengusaha objek wisata, dalam rangka antisipasi peningkatan kunjungan wisatawan ke Danau Ranau menjelang libur panjang Idul Fitri 1447 H/2026.
Rapat ini bertujuan merumuskan langkah strategis untuk meningkatkan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pengunjung.
Rapat dipimpin langsung oleh Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana bersama Wakil Bupati OKU Selatan Drs. H. Misnadi, M.M., M.Si. serta dihadiri oleh pejabat penting antara lain:
Waka Polres OKU Selatan Kompol Hendro Suwarno, S.H.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bpk. Adi Saputra, S.H.
Plt. Kadis Perhubungan Bpk. Zulfakar Dani.
Plt. Kasat Pol PP Bpk. Kuswan Jaumiria, S.Pd.
Kabag Ops Polres AKP Isya Anshori, dan sejumlah pejabat lain dari Polres serta pemerintahan kecamatan terkait.
Para pemilik dan pengelola destinasi wisata di Danau Ranau.
Kapolres OKU Selatan mengungkapkan bahwa, liburan Idul Fitri 1447 H diperkirakan akan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Danau Ranau dan sekitarnya, sehingga perlu perhatian khusus terkait kelengkapan SOP untuk mengantisipasi kecelakaan air dan kepadatan lalu lintas.
“Polres telah menyiapkan Operasi Ketupat Musi 2026 yang fokus mengamankan objek wisata, jalur transportasi, dan area keramaian,” ungkap Kapolres.
Telah dilakukan pemetaan kerawanan meliputi potensi kemacetan, kecelakaan lalu lintas, gangguan keamanan, dan risiko kecelakaan air, yang akan ditindaklanjuti oleh instansi terkait.
“Personel keamanan ditempatkan di titik strategis seperti pintu masuk, area parkir, dermaga, dan jalur rawan kemacetan,” ujarnya.
Mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas untuk memberikan himbauan keselamatan dan ketertiban kepada wisatawan. Mengajak seluruh stakeholder bersinergi menciptakan situasi aman dan nyaman selama libur Idul Fitri.
Wakil Bupati OKU Selatan mengatakan, libur Idul Fitri merupakan peluang strategis untuk meningkatkan sektor pariwisata dan perekonomian.
Kesiapan pengelolaan wisata dari aspek kebersihan, keamanan, kenyamanan, dan pelayanan harus menjadi prioritas. “Memastikan sarana dan prasarana wisata dalam kondisi baik dan layak,” jelasnya.
Meningkatkan pengawasan retribusi, parkir, dan penataan pedagang agar tertib dan tidak mengganggu pengunjung. Mengajak masyarakat dan pelaku usaha menjaga citra positif Kabupaten OKU Selatan sebagai destinasi wisata.
Plt. Kadis Perhubungan menerangkan, pengelolaan objek wisata harus mengedepankan kenyamanan keluarga, kebersihan lingkungan, dan pelayanan ramah pengunjung.
“Mendorong pemberdayaan UMKM lokal untuk memanfaatkan momentum liburan, guna peningkatan pendapatan masyarakat,’ ungkapnya.
Rapat ini diharapkan menjadi landasan pengelolaan wisata selama libur Idul Fitri yang aman, tertib, kondusif, serta berdampak positif bagi daerah.
Langkah-langkah yang telah dan akan dilakukan Polres OKU Selatan:
– Peningkatan patroli keamanan di lokasi wisata Danau Ranau.
– Kolaborasi dengan pengelola destinasi untuk meningkatkan fasilitas keamanan.
– Sosialisasi protokol keamanan kepada wisatawan.
– Persiapan tim tanggap darurat menghadapi situasi darurat seperti kecelakaan permainan air.
Rapat koordinasi tersebut berakhir pukul 18.15 WIB, dan dilanjutkan dengan acara buka bersama. (*)



















