Redaksi

Iklan

Terkait Dugaan Viral Video Penyalahgunaan BBM di Medsos, Kapolres Langsung Bergerak Tegas!

WAY KANAN, matapubliknews.id – Kapolres Way Kanan menegaskan bahwa, tidak ada lagi masyarakat yang melakukan penyalahgunaan BBM bersubsidi di wilayahnya, menyusul viralnya sebuah video di media sosial.

Video berdurasi 57 detik yang diunggah pada Senin, 11 Mei 2026, dan menjadi trending topic di akun media sosial @gandarafael, menjadi sorotan publik. Selasa 12 Mei 2026.

Menanggapi video tersebut, Kapolres Way Kanan AKBP Didik Kurnianto S.I.K., langsung menindaklanjuti dengan menelusuri dan melakukan monitoring ke beberapa SPBU di Kampung Negari Baru, Kampung Bumi Ratu, Kecamatan Umpu Semenguk, dan Kampung Gunung Katun, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan.

Hasil monitoring di lapangan menunjukkan bahwa, sudah tidak ada lagi penyalahgunaan BBM bersubsidi ataupun kendaraan roda dua maupun roda empat, yang dicurigai melakukan pengisian ulang BBM bersubsidi.

Selain itu, petugas Polres Way Kanan juga memberikan himbauan kepada pihak pengelola SPBU agar lebih selektif dalam melayani pembelian BBM, guna mencegah penyalahgunaan distribusi BBM di wilayah Kabupaten Way Kanan.

Situasi secara umum saat monitoring terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya praktik pengecoran BBM oleh masyarakat.

Kapolres menegaskan bahwa tidak ada lagi masyarakat yang melakukan penyalahgunaan BBM bersubsidi. Jika ditemukan, akan dikenakan sanksi pidana sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sebagai bentuk penindakan berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Dijelaskan AKBP Didik, sepanjang bulan ini sudah dilakukan tiga kasus penindakan terkait penyalahgunaan BBM, yaitu di Baradatu, Bumi Agung, dan Pakuan Ratu.

Salah satu video viral menunjukkan dugaan oknum aparat Kepolisian di Wilayah Hukum Polsek Pakuan Ratu, yang diduga meminta uang tebusan terkait kasus penyalahgunaan BBM.

Terkait dugaan tersebut, Kapolres menegaskan bahwa jika ditemukan pelanggaran oleh oknum tersebut, akan diproses secara tegas. Selain itu, pelaku penyalahgunaan BBM akan ditindaklanjuti untuk mengungkap jaringan penyuplai yang lebih besar.

AKBP Didik memastikan pihaknya akan terus menegakkan hukum terhadap mafia BBM, yang merugikan negara dan tidak akan memberikan ruang bagi pelaku penyalahgunaan BBM.

Mengingat BBM adalah komoditas vital yang berpengaruh besar pada stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, dengan penegakan hukum yang konsisten diharapkan dapat meminimalisir praktik ilegal, dan melindungi kepentingan publik serta lingkungan.

Tindakan ini merupakan bentuk nyata pelaksanaan perintah Presiden untuk menertibkan distribusi BBM bersubsidi agar tepat sasaran. “Kami tidak akan memberi ruang bagi mafia BBM,” tegasnya. (Azis)

Berita Lainnya

Rekomendasi Berita

Politik

Daerah

Kriminal