OKU SELATAN, matapubliknews.id – Suasana penuh semangat dan antusiasme menyelimuti penyelenggaraan Musyawarah Cabang (Muscab), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan yang digelar pada Sabtu, 18 April 2026.
Bertempat di Pendopo Hotel Samudra, agenda strategis ini menjadi tempat terbuka dengan tujuh nama yang mengajukan diri untuk memegang tampuk kepemimpinan Dewan Pengurus Cabang (DPC) setempat, sekaligus menjadi titik awal konsolidasi organisasi guna menyusun arah langkah ke depan.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh dan pejabat daerah, di antaranya Wakil Bupati OKU Selatan H. Misnadi, M.Si., Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta jajaran pengurus PKB dari berbagai tingkatan struktur dan para kader.
Seluruh rangkaian acara berlangsung dalam suasana kebersamaan yang kental, meskipun Muscab antar kandidat terasa semakin terasa seiring berjalannya proses.

Setiap calon membawa gagasan yang berfokus pada penguatan struktur organisasi, peningkatan elektabilitas, serta memperluas peran dan manfaat partai di tengah masyarakat.
Dalam sesi penyampaian pandangan, seluruh peserta menegaskan komitmennya untuk memajukan PKB dan menjadi penyalur aspirasi rakyat yang efektif.
Dalam sambutannya, Ardiyan Gama menekankan bahwa muscab bukan sekadar proses pemilihan, melainkan ajang untuk memperkuat ikatan antar kader dan menyusun strategi kerja yang lebih dekat dengan kebutuhan warga.
“Kami ingin memastikan setiap kader PKB di OKU Selatan bersatu, memiliki arah yang jelas, dan mampu memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Wakil Bupati H. Misnadi memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dengan tertib dan demokratis. Ia menegaskan bahwa, keberadaan partai politik memiliki peran yang tak tergantikan dalam mendukung pembangunan daerah.
“Pemerintah daerah memandang PKB sebagai mitra strategis. Kami berharap organisasi ini terus memberikan kontribusi positif, dan menjadi jembatan yang menghubungkan keinginan masyarakat dengan kebijakan yang disusun oleh pemerintah,” ungkapnya.
Perwakilan dari Pengurus Pusat PKB, Purnomo Dedi Setiawan, menyampaikan arahan kebijakan dari Ketua Umum PKB Gus Muhaimin Iskandar, yang menekankan pentingnya menjaga prinsip dan arah politik partai yang berfokus pada kepentingan rakyat.
Muscab ini diharapkan melahirkan pemimpin yang memiliki integritas dan komitmen kuat, untuk memperjuangkan hak dan aspirasi masyarakat.
Seluruh tahapan kegiatan, mulai dari penyaringan calon, penyampaian visi dan misi, hingga proses pemilihan, dilaksanakan sesuai dengan aturan dan mekanisme yang berlaku di lingkungan PKB.
Panitia penyelenggara memastikan setiap langkah berjalan secara transparan, jujur, dan adil, sehingga hasil yang didapatkan dapat diterima oleh seluruh pihak.
Selain menjadi sarana pemilihan pemimpin baru, muscab ini juga menjadi wadah untuk merancang program kerja cabang ke depan, termasuk memperkuat sistem pembinaan kader dan meningkatkan layanan kepada masyarakat.
Para peserta berharap, siapa pun yang terpilih nantinya mampu menjadi sosok pemersatu dan membawa organisasi semakin maju, serta berdaya saing dalam menghadapi tantangan politik yang akan datang.
Hingga proses pemilihan berlangsung, antusiasme peserta masih tetap tinggi. Meskipun hasil akhir belum diumumkan, salah satu kader yang ditemui menyampaikan pandangannya.
“Muscab ini bukan sekadar memilih pemimpin, tetapi juga waktu untuk mengevaluasi kinerja dan memperkuat persatuan. Dari ketujuh calon yang ada, sejauh ini sosok yang sedang menjabat saat ini masih memiliki dukungan yang paling kuat, dan diperkirakan akan kembali memimpin PKB OKU Selatan ke depannya,” ujarnya.
Secara keseluruhan, kegiatan ini diharapkan menghasilkan kepemimpinan yang kokoh dan solid, yang mampu menjawab tantangan politik daerah sekaligus memperkuat posisi PKB, sebagai partai yang selalu hadir dan dekat dengan rakyat. (*)



















