Redaksi

Iklan

Jalan Amblas Akibat Longsor di Desa Sipatuhu, Akses Jalan Pelajar Terhambat

BANDING AGUNG, matapubliknews.id – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan), melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), bergerak cepat menindaklanjuti tanah longsor yang menyebabkan amblasnya badan jalan di Desa Sipatuhu, Kecamatan Banding Agung, Kamis, 21 Mei 2026.

Peristiwa ini terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah sejak malam hari. Debit air yang tinggi membuat gorong-gorong tak mampu menahan arus air, sehingga menyebabkan jalan amblas.

Hasil pendataan tim di lapangan menunjukkan kerusakan pada gorong-gorong dan badan jalan sepanjang sekitar 7,5 meter, lebar 4 meter, dengan kedalaman mencapai 5,5 meter.

Kondisi tersebut menghambat arus lalu lintas masyarakat, khususnya pelajar yang menuju SMKN 2 Banding Agung dan SMPN 2 Banding Agung, sehingga mereka harus menggunakan jalur alternatif yang lebih jauh.

Kalaksa BPBD OKU Selatan menjelaskan bahwa, laporan diterima pada Kamis pagi pukul 08.32 WIB, dan langsung menurunkan tim untuk melakukan kaji cepat bersama Dinas PUPR.

“Langkah awal yang dilakukan adalah survei dan pengukuran kerusakan jalan bersama Dinas PUPR, kemudian pemasangan portal, police line, dan spanduk peringatan di kedua sisi jalan guna menghindari risiko kecelakaan,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten OKU Selatan juga, terus melakukan koordinasi lintas instansi demi percepatan penanganan. Dinas PUPR akan berkoordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), terkait usulan pembangunan kembali jalan yang amblas agar akses masyarakat dapat segera normal kembali.

Penanganan di lapangan melibatkan BPBD OKU Selatan, Dinas PUPR, Pemerintah Kecamatan Banding Agung, TNI, Polri, Pemerintah Desa Sipatuhu, serta masyarakat setempat.

Sementara itu, Bupati Ogan Komering Ulu Selatan, Abusama, S.H., mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi di wilayah OKU Selatan.

Bupati meminta warga berhati-hati saat melintas di daerah rawan longsor maupun banjir, terutama saat hujan deras.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami mengimbau untuk tetap waspada, menghindari lokasi rawan longsor saat hujan deras, dan segera melaporkan jika menemukan kondisi berbahaya,” pesan Bupati.

Selain itu, Bupati meminta seluruh pemerintah kecamatan, desa, dan instansi terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat koordinasi dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

Pemerintah Kabupaten OKU Selatan memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi di lokasi kejadian, serta melakukan langkah penanganan cepat dan terpadu demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat. (*)

Berita Lainnya

Rekomendasi Berita

Politik

Daerah

Kriminal