OKU SELATAN, matapubliknews – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten OKU Selatan, memperkuat penanganan kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah PT Paramitra Mulia Laggeng (PML) pada Jumat, 11 September 2026.
Dalam upaya sinergis, Kantah mendampingi tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Selatan untuk melakukan pengambilan titik koordinat secara akurat di lokasi kejadian.
Kegiatan pendampingan ini dipimpin oleh Kepala Seksi Survei dan Pemetaan Kantah OKU Selatan, Fajar Wirakrama, S.Tr., QRMO, bersama stafnya. Kehadiran tim bertujuan memastikan pengumpulan data spasial di lapangan berjalan tepat, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pengambilan titik koordinat bukan sekadar prosedur rutin. Data lokasi yang diperoleh akan menjadi dasar resmi dalam proses penelusuran fakta, penanganan hukum, dan langkah lanjutan terkait Karhutla.
Dengan titik lokasi yang presisi, pihak berwenang dapat memetakan luas dampak, batas wilayah, serta memastikan tidak ada celah dalam penanganan kasus.
“Melalui sinergi dan koordinasi antarinstansi, Kantah OKU Selatan terus mendukung penanganan Karhutla dengan menyediakan data pertanahan dan spasial yang akurat,” tegas Kantah OKU Selatan.
Keterlibatan Kantah menunjukkan komitmen nyata lembaga untuk tidak hanya mengurus administrasi pertanahan, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan. Data yang valid dan transparan menjadi kunci agar setiap kejadian kebakaran dapat ditelusuri, ditindak, dan dicegah agar tidak terulang.
Kantah OKU Selatan menegaskan akan terus melayani secara Profesional, Melayani, dan Terpercaya—hadir di tengah masyarakat, mendukung penegakan hukum, serta menjaga setiap jengkal bumi OKU Selatan dari kerusakan. (*)















